29 Nov

Saya baru tau informasi mengenai menjamurnya hotel khusus backpacker di beberapa wilayah di Indonesia oleh salah seorang kawan ketika mengikuti sebuah acara di Denpasar, Bali. Disebut Hotel Backpacker karena hotel tersebut memiliki target pasar untuk para backpacker, baik backpacker yang berasal dari mancanegara maupun backpacker domestik (lokal).
Hotel khusus backpacker ini rata-rata dibangun dengan desain yang simpel dan minim fasilitas pendukung yang mewah seperti kolam renam, area bermain anak, tempat kebugaran dan sebagainya. Namun ketika memasuki ruangan kamar, ternyata kondisi kamar bisa dibilang mewah untuk para petualang untuk menginap. Setiap kamar berisi kasur berjenis springbed, LCD yang terhubung dengan tv kabel, AC, Kamar mandi dalam yang terdapat air hangat, dan Wifi. Fasilitas yang ada terlihat terawat dan bersih. Rata-rata hotel tersebut digolongkan sebagai hotel berbintang satu dan dua.
28 Nov

Desa Munduk yang terletak di gugusan pegunungan di Kabupetan Buleleng ini mempertemukanku dengan para sahabat di Pulau Dewata ini. Sebuah daerah terpencil yang jauh dari keriuhan masa dan aktivitas kaum urban yang membuat macet kota Denpasar. Karena perjalanan menuju tempat ini malam hari, saya tidak mengetahui keindahan desa ini karena jalanan yang gelap dan berliku sehingga tetap fokus pada pengendalian motor.
Karena sudah larut malam, kala itu saya langsung memejamkan mata dan berharap bisa bangun pagi menikmati pesona matahari terbit di desa itu. Keindahan alam di Desa Munduk sempat kami bahas dalam perjalanan menuju ke Desa Munduk dari Blue Point Beach. Oh iya, saya bermalam dirumah seorang sahabat bernama Putu Ardana yang juga asli desa tersebut.
23 Nov
Banyak yang bertanya, apa yang saya dapat ketika mengikuti acara ASEAN Blogger Conference di Museum Pasifica, Bali. Berikut saya ingin memberikan sebuah penjelasan dan opini saya sebagai seorang peserta, melengkapi postingan terdahulu saya yang berjudul ASEAN Blogger dari kacamata saya (peserta).
Mengutip isi deklarasi ASEAN Blogger dari blognya mas Iman Brotoseno yang merupakan hasil rapat yang dipimpin Herman Saksono, Presiden ASEAN Blogger Chapter Indonesia, sebagai berikut:
Recent Comments